Jumat, 28 November 2008

Dakwah yang bagaimana?

Assalamu 'alaikum wr wb
Sahabatku... hari ini ana mempunyai permasalah yang begitu pelik,,, yang bisa membuat kita lepas kontrol dan seakan-akan cuma ego yang bermain...
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
sahabatku... pada suatu hari ana chat sama orang yang belum pernah ana ketahui,,,, maklum kan namanya didunia maya, ya kita layani aja siapapun yang mau berteman, dan niatan ita gak muluk-muluk, ya ingin menambah teman sebanyak2nya... dengan keridhoan Allah SWT, karena menyambung silaturrahmi itu memperpanjang umur dan menambah rizki,,,
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
tapi disini ana mendapat sms lagi, seakan2 memberi perhatian untuk menyampaikan kebaikan, apa yang da ketahui...
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
tapi yang ana kesalkan,,, dia yakin benget bahwa dirinya begitu benar dan hatinya bersih, seakan-akan orang lain itu hatinya kotor dan tidak mengetahui masalah agama... yah namanya pengen berdakwah kan niatnya harus benar dan ikhlas, tanpa dikatakan bahwa hatinya sudah bersih dll...
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
hati ikhlas, bersih dan bening hati kan cuma Allah yang tau, dan di buktikan lewat kelakuan dan sifat, bukan untuk dipamerkan, mengajak orang kepada sesuatu yang dianggap benar itu boleh, dan dakwah itu wajib untuk disampaikan, bahkan ada hadist bahwa sampaikan lah walau satu ayat,,,,
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
ana bagaikan sangat berdosa sekali dengan apa yang telah ana katakan,,, namun ana sudah gak paham dengan pemikirannya itu, berdakwah seakan-akan memaksa orang lain, tanpa menerima komentar dan kritikan orang,,, Astagfirullah hal azhiim berdosa sekali kah ana memutuskan untuk tidak lagi berhubungan dengan orang yang seperti itu?
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
apakah itu termasuk memutus tali silaturrahmi? ana rasa tidak, karena kita menghidari dari sesuatu yang nantinya akan merusak jiwa kita...
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
karena ana yakin, media dakwah bisa dengan apa saja, asalkan benar,,, kalo ada maksud dan tujuan lain, apakah itu juga termasuk didalamnya?
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
haruskah kita masuk ke dalam kehidupan orang lain, dan langsung berdakwah, nyerobot dan tanpa masuk kepemikirannya terlebih dahulu?
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
dakwah memang wajib, dan kita diperintahkan untuk bersegera didalam kebaikan, tanpa memperlambat, tapi adakah ajaran yang diajarkan Rasulullah untuk menarik orang itu agar bisa seperti kita? yang dengannya orang merasa tenang? diterima akal dan menentramkan jiwa?
dakwah yang seperti apakah itu? ya dakwah ala Raulullah,,, sehingga disini kita di ajarkan, bagaimana menyikapi masalah, yang misala dikritik saat dakwah, dihina dan di uji keimanannya, tanpa membalas orang yang menghina itu?
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
dan jika pun itu berada di pihak saya, yang merasa di gurui, dan ana merasa marah, mungkin ana mengakui, bahwa keterbatasan ilmu agama yang ana dapat, namun bagi para ustdz dan ustazah yang memang benar2 ingin selalu berdakwah,,, ana beri bocoran,,,,, jangan mudah menyerah, selalu perjuangkan dan pantang mundur, tapi ingat """" pelajari benar2 apa yang telah kita kaji, jangan sampai kita ikut2an, karena lingkungan dll... tapi masuklah kita kedalamnya jika kita sudah menemukan 3 jawaban penting, yang mana bisa di terima akal, menentramkan jiwa..
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
3 pertanyaan penting
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
1. dari mana kita berasal
2. untuk apa kita hidup didunia ini
3. kemana nantinya kita kembali
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
teman-teman bila sudah baca blog ini, ana mohon pencerahannya ya,,, dan tolong komentarin, jazakallahu khairan katsir
bersambung.........

0 komentar: